APA PENYEBAB STROKE?

Featured

Banyak kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan stroke, tetapi awalnya adalah dari pengerasan arteri atau yang disebut juga sebagai arteriosklerosis.

“Jangan berpikir bahwa penyumbatan pembuluh darah itu terjadi sebagai proses penuaan yang wajar, “kata Virgil Brown, M.D., pimpinan American Heart Association dan profesor ilmu kedokteran pada Emory University di Atlanta, karena arteriosklerosis merupakan akibat dari gaya hidup modern yang penuh stres, pola makan tinggi lemak, dan kurang berolahraga. Ketiganya sebenarnya tergolong dalam faktor risiko yang dapat dikendalikan. Tentu saja ada pula faktor-faktor lain yang tidak dapat dikendalikan. Keduanya akan diuraikan berikut ini. Continue reading

Stroke Warning Signs

If you notice one or more of these signs, don’t wait. Stroke is a medical emergency.

Call your emergency medical services and get to a hospital right away!

Learn the warning signs of stroke.

  • Sudden numbness or weakness of the face, arm or leg, especially on one side of the body
  • Sudden confusion, trouble speaking or understanding
  • Sudden trouble seeing in one or both eyes
  • Sudden trouble walking, dizziness, loss of balance or coordination
  • Sudden, severe headache with no known cause

Take action in an emergency.

  • Not all the warning signs occur in every stroke. Don’t ignore signs of stroke, even if they go away!
  • Check the time. When did the first warning sign or symptom start? You’ll be asked this important question later.
  • If you have one or more stroke symptoms that last more than a few minutes, don’t delay! Seek immediate medical attention!
  • If you’re with someone who may be having stroke symptoms, immediately call one of the emergency rescue service numbers. Expect the person to protest — denial is common. Don’t take “no” for an answer. Insist on taking prompt action.

The FAST test

Facial weakness, arm weakness and speech difficulties are common signs of stroke. You can use the

FAST test to remember the signs of stroke

The FAST test involves asking three simple questions:

  • Face – Can the person smile, has their mouth drooped?
  • Arms – Can the person raise both arms?
  • Speech – Can the person speak clearly and understand what you say?
  • Time – Act FAST!

If you answer yes to any of these questions, act FAST and call for medical emergency help immediately.

Stroke is always a medical emergency. Remembering the signs of stroke and acting FAST could mean

saving a life.

What causes stroke

  • High blood pressure (Hypertension is the most common and treatable risk factor in stroke)
  • Smoking
  • High cholesterol
  • Diabetes mellitus
  • Obesity
  • Sedentary life style
  • Atrial fibrillation
  • Heart disease
  • Carotid artery disease
  • Alcohol

It is possible to prevent stroke

  • Good control of blood pressure
  • Good control of diabetes
  • Lower cholesterol
  • Regular exercise
  • Quit smoking
  • Lose weight
  • Never ignore a small stroke

Help to spread this information to your friends and family. Show them that you care!

Cewek Perokok Gampang Stroke

smkingirlsBila Anda seorang wanita muda perokok, bersiaplah menghadapi suatu ancaman kesehatan yang mengerikan. Anda akan dibayangi risiko kematian akibat stroke yang berlipat ganda.

Seperti dilaporkan journal Stroke yang diterbitkan American Heart Association, perempuan muda pecandu rokok berisiko lebih dari dua kali lipat mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidak merokok. Bahkan pada wanita yang termasuk kategori pecandu berat, risiko stroke melonjak lebih tinggi yakni hingga mencapai sembilan kali lipat.

Para peneliti dari University of Maryland School of Medicine mengungkapkan indikasi tersebut setelah melakukan riset mengenai risiko stroke di antara wanita perokok berusia 15 hingga 49 tahun.

Hasil riset menunjukkan wanita perokok memiliki kecendenrungan 2,6 kali lipat mengalami stroke dibandingkan non-perokok. Menurut pimpinan riset, Dr. John Cole, wanita dengan konsumsi rokok paling banyak menghadapi ancaman risiko paling tinggi mengalami serangan yang dapat menimbulkan kelumpuhan dan kematian ini.

Seabagai contoh, wanita yang menghabiskan rata-rata 21 hingga 39 batang rokok setiap hari tercatat memiliki risiko stroke 4,3 kali lebih tinggi ketimbang non-perokok. Sedangkan mereka yang menghisap sekitar 40 batang atau sekitar dua bungkus per hari, risiko mengalami stroke bisa mencapai 9,1 kali lipat ketimbang non-perokok.

Cole menegaskan hasil riset ini merupakan bukti nyata lainnya bahwa rokok dapat memicu risiko terjadinya stroke yang juga dikenal sebagai silent killer. Namun ia tidak menjelaskan bagaimana risiko stroke dapat dipengaruhi jumlah batang rokok yang dihisap seseorang.

Stroke biasanya menyerang pada kelompok usia yang lebih dua ketimbang populasi penelitian ini tetapi riset ini menunjukkan bahwa pada kalangan remaja atau wanita muda pun risiko stroke meningkat sangat tajam.

Dalam riset ini, para ahli menganalisis catatan kesehatan dari 466 wanita yang mengalami serangan stroke dan 604 wanita lainnya yang belum mengalami stroke pada kelompok usia, ras dan etnis yang sama. Menurut data penelitian, sekitar seperempat wanita di AS usia 18 hingga 24 tahun adalah perokok aktif, dan Cole berencana akan mengembangkan riset sama dengan memfokuskan risiko stroke pada pria kelompok usia muda.

www.klikdokter.com

TBI : Traumatic Brain Injury

traumatic-brain-injuryTraumatic Brain Injury (TBI, disebut juga cedera intracranial) terjadi ketika ada benturan atau trauma dari luar yang menyebabkan cedera otak . TBI dapat diklasifikasikan berdasarkan tingkat keparahannya (ringan, sedang, atau parah), mekanisme (cedera kepala tertutup atau terbuka ), atau hal lainnya (misalnya terjadi di lokasi tertentu atau terjadi pada area yang sangat luas). Cedera kepala  biasanya merujuk ke TBI, tetapi merupakan kategori yang lebih luas karena bisa melibatkan kerusakan struktur selain otak, seperti kulit kepala dan tengkorak. 

 TBI adalah penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia, terutama di kalangan generasi muda. Penyebab termasuk jatuh, kecelakaan kendaraan, dan tindak kekerasan. Langkah-langkah pencegahan termasuk penggunaan teknologi untuk melindungi orang-orang yang mengalami kecelakaan, seperti sabuk pengaman dan  helm sepeda motor atau helm olahraga , juga sebagai upaya untuk mengurangi jumlah kecelakaan, seperti pendidikan program keselamatan lalu lintas dan penegakan hukum. Continue reading